Sabtu, 13 Februari 2016

test: Anak Kembar Dempet Tengkorak Asal Suriah Ini Siap Dipisahkan

Anak Kembar Dempet Tengkorak Asal Suriah Ini Siap Dipisahkan


Riyadh, Empat tahun lalu, bayi kembar Tuqa dan Yakeen Al Khadr lahir dengan kondisi dempet di kepala. Dengan keadaan seperti ini, kedua bayi ini seharusnya langsung menjalani operasi pemisahan.

Namun karena keterbatasan dana, prosedur ini tidak kunjung dapat dilakukan. Sang ayah, Hussein Al Khadr mengaku konflik yg terjadi di Suriah menyebabkan keadaan finansial keluarganya carut-marut, apalagi ia harus menghidupi 11 anggota keluarganya.

Di tahun 2013, pria ini kemudian menetapkan mendatangi Raja Abdullah di Arab Saudi bagi meminta bantuan. "Kami memohon agar Raja menolong kami, setelah mendengar kebaikannya menolong memisahkan banyak kembar siam di berbagai negara Islam," kata Hussein seperti dilaporkan Emirates247.com.

Saat itu usia s i kembar memasuki 16 bulan. Beruntung untuk Hussein, permintaannya terkabul, dan tim dokter dari Specialist Children's Hospital, Riyadh langsung dibentuk buat mempersiapkan operasi pemisahan kepala Tuqa dan Yakeen.

Baca juga: Dokter RSUZA Tangani Bayi Kembar Dempet Kepala Asal Aceh Tenggara

Dari hasil pemeriksaan awal terungkap, keduanya cuma menyatu di bagian tengkoraknya saja, tapi tak dengan otaknya. Kondisi demikian disebut sebagai 'craniopagus twins', sebuah fenomena yg diperkirakan cuma terjadi sesuatu kali setiap 2,5 juta kelahiran.

Tuqa dan Yakeen Al Khadr ketika masih bayi (Foto: Central European News)

Di sisi lain, keadaan semacam ini memberikan keuntungan tersendiri buat Tuqa dan Yakeen yg berjenis kelamin perempuan ini, sebab itu artinya keduanya mampu dipisahkan.

Rencananya, operasi mulai digelar akhir minggu ini. Operasi ini yaitu tahapan keempat atau tahapan terakhir dari serangkaian persiapan buat memisahkan anak kembar tersebut, sejak bulan April 2014. Dan menurut juru bicara rumah sakit 'kemajuan persiapan operasi itu berjalan luar biasa'.

"Prosedur diperkirakan mulai berlangsung selama 12 jam dan dibagi ke dalam empat fase. Operasi ini adalah yg tersulit sekaligus yg paling rumit dari semuanya," ungkap Dr Ahmad Al Furrayan, kepala tim bedah kepada Arab News.

Kendati begitu, Dr Al Furrayan meyakini, operasi yg digelar timnya nanti memiliki tingkat keberhasilan mencapai 60 persen. Sejauh ini, Arab Saudi juga diketahui memiliki riwayat yg cukup panjang dalam menggelar operasi pemisahan tubuh kembar siam sejak tahun 1990.

Kasus yg mere ka tangani sangat beragam, dan pasien tiba dari lebih dari 15 negara yg berbeda, di antaranya Sudan, Syria, Yaman, Mesir, Malaysia, Filipina, Polandia, Maroko dan Irak.

Seluruh biaya operasi Tuqa dan Yakeen juga mulai ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah Arab Saudi buat alasan kemanusiaan.

Baca juga: Operasi Kembar Dempet Kepala yg Gagal Masuk Tipe Paling Berat(lll/up)
Sumber: http://health.detik.com

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : test: Anak Kembar Dempet Tengkorak Asal Suriah Ini Siap Dipisahkan