Sabtu, 30 Januari 2016

test: 70 Siswa Tunanetra Unjuk Kebolehan Di Festival Mitra Netra

70 Siswa Tunanetra Unjuk Kebolehan Di Festival Mitra Netra


Jakarta, Keterbatasan bukan penghalang buat belajar dan mengejar cita-cita. Inilah yg diajarkan pada para siswa tuna netra di Yayasan Kawan Netra ini.

Sebanyak 70 siswa tunanetra dari tingkat SD hingga SMA unjuk kebolehan di atas panggung Festival Kawan Netra. Ada pertunjukan drama berbahasa Inggris serta Jerman, berhitung dengan metode jarimatika, membaca Al-Quran dan bermain alat musik angklung.

"Semakin istimewa tantangannya maka semakin istimewa pula reward-nya. Penampilan ini dimaksud sebagai memberi evaluasi belajar pengganti rapor," ujar Ketua Pengurus Yayasan Kawan Netra Bambang Basuki di Yayasan Kawan Netra, Jl Gunung Balong II, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (29/1/2016).

Pertunjukkan itu dilakoni anak-anak dengan riang. Mereka bahkan kelihatan sangat semangat bagi menampilkan kebolehannya di atas panggung.



Bambang mengatakan, segala anak tuna netra memiliki kesempatan yg sama dengan anak-anak pada umumnya dalam mendapat pendidikan berkualitas. Jika tunanetra tak memiliki hambatan kecerdasan maka mereka dapat belajar di sekolah umum bersama siswa lain.

Baca juga: Cerita Hikmah, Mendidik Anak bagi Berdikari Meski Tak Dapat Melihat

Dalam kesempatan yg sama, anggota dewan pembina Yayasan Kawan Netra, Ratna Carry mengungkapkan tujuan dibentuknya yayasan ini buat menolong menyediakan layanan pendukung pendidikan buat tunanetra. Di sini, anak-anak mampu belajar aspek akademik dan non-akademik bagi melengkapi yg mereka pelajari di sekolah.


"Kami menyediakan bantuan buat tuna netra, seperti menerjemahkan buku pelajaran yg mereka bisa dari sekolah biasa ke bahasa braille dari tingkat SD sampai perguruan tinggi secara gratis. Selain itu juga mereka mampu pinjam buku di perpustakaan dan ikut pelatihan," terang Ratna.

"Bisa jadi member juga dengan membayar Rp 10 ribu buat setahun. Nanti mereka mampu diterjemahkan buku apa saja dan dicetak dalam bahasa braille juga," sambungnya.

Baca juga: Inspiratif, Anak Ini Juarai Lomba Lari Meski Matanya Tak Dapat Melihat

Berbagai macam buku tersedia di Yayasan Kawan Netra ini, seperti buku pelajaran, referensi kuliah, buku pengetahuan umum dan aneka karya sastra. Terdapat juga buku dengan audio digital bagi memenuhi kebutuhan tunanetra.

Sedangkan untuk orang dewasa, mampu juga mengikuti kelas memasak di Yayasan Kawan Netra. "Tenaga kerjanya berasal dari sini," terang Ratna.

Mitra Netra didirikan sejak tahun 1991. Yayasan Kawan Netra berada di bawah CT Arsa Foundation.(aws/vit)
Sumber: http://health.detik.com

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : test: 70 Siswa Tunanetra Unjuk Kebolehan Di Festival Mitra Netra