Kamis, 18 Februari 2016

test: Kena Sindrom 'Tak Biasa', Zoey Sempat Gagal Jantung 7 Kali Dan Stroke 3 Kali

Kena Sindrom 'Tak Biasa', Zoey Sempat Gagal Jantung 7 Kali Dan Stroke 3 Kali


Jakarta, Percaya atau tidak, di usianya yg baru tiga tahun, Zoey Jones telah menjalani 12 kali operasi, beberapa open heart surgery, tujuh kali henti jantung dan lima kali stroke. Operasi pertamanya bahkan telah dilangsungkan sejak usianya baru genap 24 jam.

Menurut dokter, bocah yang berasal Nashville, Tennessee itu terlahir dengan sindrom Vacterl yg langka. Vacterl sendiri yaitu kependekan dari 'vertebral defects, anal atresia, cardiac defects, trachea-esophageal fistula, renal anomalies and limb abnormalities' atau gangguan pada berbagai sistem tubuh.

Kondisi Zoey ini sebenarnya telah terungkap sejak ia berada dalam kandungan. Dari hasil pemeriksaan ketika kandungan ibunya, Torri Goddard baru memasuki 20 minggu, telah kelihatan jant ung Zoey bermasalah, namun dokter cuma mewanti-wanti bila mungkin Zoey terlahir dengan cacat jantung saja.

"Tak tahunya ini lebih buruk dari yg kita kira," katanya.

Saking kompleksnya, seseorang baru dapat didiagnosis dengan sindrom Vacterl bila didapati sedikitnya tiga fitur penting pada diri mereka. Malang untuk Zoey, ia memiliki ketiganya, di antaranya keadaan yg disebut 'tulang belakang kupu-kupu' yg dapat memicu skoliosis ketika Zoey tumbuh dewasa.

Tanda kedua dan ketiga adalah cacat pada jantung dan kerongkongan Zoey yg tak menyatu dengan trakeanya. Sebaliknya, usus kecil Zoey justru tak terpisah dari perutnya.

Baca juga: Bayi yg Dapat Meninggal karena Tersedak Ini Selamat Berkat Minum Kola 

Saat ini saja Zoey telah dilaporkan mengalami gangguan serius pada jantung dan paru-parunya, sehingga sempat mengalami 7 kali henti jantu ng dan tiga kali stroke. "Jantungnya akan melebar dan menekan paru-paru kiri serta saluran pernapasannya," ungkap Torri.

Zoey akhirnya dipasangi ventilator buat menolong bernapas. Tetapi tak menutup kemungkinan suatu hari nanti Zoey harus mendapatkan transplantasi jantung dan paru-paru.

Beruntung tim dokter dari Nationwide Children's Hospital, Columbus, Ohio dapat mengoperasi Zoey dan menyelamatkannya dari daftar tunggu transplantasi.

Tepat pada bulan Maret 2015 lalu, Zoey diterbangkan ke Ohio buat menjalani pengobatan. "Saat Zoey tiba, kalian segera mengumpulkan data, termasuk foto-foto yg dibutuhkan buat operasinya," ucap Dr Darren Berman dari The Heart Center, Nationwide Children's Hospital.



Dari hasil pemeriksaan di lab, tim Berman menemukan seandainya sejumlah aliran darah di paru-paru kecil Zoey mampu ditutup, maka tekanan di arteri paru-parunya mulai berkurang. Setidaknya prosedur itu bisa menunda urgensi Zoey bagi memperoleh organ baru, walaupun bagi pemulihannya sendiri mulai memakan waktu lebih lama.

Operasi tersebut akhirnya digelar beberapa pekan selepas konsultasi pertama Zoey. Bahkan Zoey mampu pulih dengan cepat hingga mereka telah diperbolehkan pulang cuma 10 hari selepas operasi.

Zoey juga menunjukkan perkembangan yg baik. Bahkan sejak ketika itu, Zoey telah dapat belajar berjalan dan tak tergantung lagi pada ventilator. "Meskipun begitu banyak hal yg sudah ia lalui, tetapi ia tetap menjadi pahlawan kami," kata Torri kepada Daily Mail dan dikutip Rabu (17/2/2016).

Baca juga: Willow Page, Bayi 13 Bulan yg 'Meninggal' 3 Kali dan Kena Strok e 

Akhir bulan ini, Zoey dan ibunya mulai kembali ke Ohio buat menjalani kontrol. Bila ketika itu tekanan di jantung dan paru-parunya berkurang, itu artinya Zoey tinggal menjalani sesuatu kali operasi lagi buat memperbaiki keadaan jantungnya.(lll/vit)
Sumber: http://health.detik.com

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : test: Kena Sindrom 'Tak Biasa', Zoey Sempat Gagal Jantung 7 Kali Dan Stroke 3 Kali