Sabtu, 30 Januari 2016

test: Asal Teratur Berobat, Kecacatan Akibat Kusta Bisa Dicegah

Asal Teratur Berobat, Kecacatan Akibat Kusta Bisa Dicegah


Jakarta, Kecacatan yg terjadi pada pasien kusta dikatakan pakar dapat dicegah. Syaratnya, pasien harus berobat secara benar dan teratur.

Dr dr Sri Linuwih Menaldi, SpKK(K), Ketua Divisi Dermatologi Infeksi Tropik, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - RS Cipto Mangunkusumo, menyampaikan ada kesalahan persepsi tentang kecacatan pada pasien kusta. Ia menyampaikan tak segala pasien kusta pasti mengalami kecacatan.

"Jangan salah persepsi, tak seluruh pasien kusta pasti cacat. Kecacatan cuma muncul kalau kustanya tak terobati dan dapat dicegah asalkan minum obatnya benar dan teratur," tutur dr Sri, dalam temu media Hari Kusta Sedunia di Kementerian Kesehatan, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (29/1/2016).

Baca juga: Kemenkes Beberkan Sebab Masih Tingginya Kasus Kusta di Indonesia 

Dijelaskan dr Sri, kecacatan muncul akibat gangguan saraf tepi. Gangguan saraf tepi membuat pasien kusta tak dapat merasakan rasa sakit atau baal, sehingga meningkatkan risiko luka akibat cedera.

Luka yg tak terobati mulai menjadi celah untuk bakteri dan kuman yang lain buat masuk ke tubuh. Luka akhirnya menjadi sarang bakteri dan kuman dan mengalami pembusukan.

"Misalnya kena luka bakar di tangan, karena saraf tepinya rusak kan dia baal, tak berasa. Lalu lukanya lama-lama membusuk, di jari tangan misalnya. Nggak tahunya di dalam udah rusak, udah busuk, tetapi karena nggak sakit jadinya kan nggak diobati. Tahu-tahu putus jarinya," ungkap dr Sri lagi,

Ia menyampaikan ada beberapa macam derajat kecatatan yg dialami pasien kusta. Pertama adalah kecacatan tingkat 1. Biasanya kecacatan ini tak mengganggu fungsi seseorang, namun membuat tak nyaman. Contohnya adalah rasa baal di tangan, kaki atau mata.

Sementara kecacatan tingkat 2 ditandai dengan gejala yg lebih parah. Misalnya mata yg tidak dapat berkepid, jari tangan bengkok atau kaki lumpuh. Kecacatan tingkat dapat dicegah dengan cara melakukan pengobatan rutin.

"Kalau lihat ada bercak-bercak di kulit, mirip panu tetapi nggak berasa atau baal, dahulu mata sulit berkedip, berair terus, itu telah gejala kusta. Segera berobat buat mencegah terjadinya kecacatan tingkat 2," ungkapnya.

Baca juga: Stigma Diri Sendiri Jadi Halangan Pasien Kusta bagi Berobat (mrs/vit)
Sumber: http://health.detik.com

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : test: Asal Teratur Berobat, Kecacatan Akibat Kusta Bisa Dicegah