Bukan Sedang Mabuk, Alicia Cadel Dan Terbata-bata Saat Bicara Karena Sakit Serius
Hingga berbulan-bulan kemudian tiba-tiba saja ia tidak mampu menulis dengan baik. "Pena aku tidak jarang terlepas dari tangan dan tulisan aku menjadi sangat buruk," katanya.
Tak cuma itu, cara bicaranya juga cadel mirip seperti orang mabuk, begitu juga dengan cara berjalannya. Alicia juga mengeluhkan nyeri yg luar biasa di kedua lutut dan persendiannya. Bahkan dua kali Alicia melihat tangannya gemetaran tiap kali diajak bersalaman.
"Orang-orang bahkan melihat aku dengan tatapan aneh. Mereka pikir aku benar-benar mabuk," lanjutnya s eperti dilaporkan Daily Mail.
Baca juga: Orang Dapat Berubah Jadi Pemarah Karena Sakit Ini
Seiring berjalannya waktu, keadaan gadis berumur 19 tahun itu justru tak membaik, melainkan semakin buruk. Ia bahkan sampai tidak dapat berjalan lagi dan harus dibantu dengan kursi roda.
Ketika diperiksakan, dokter telah menyampaikan gejala yg dialaminya bukan karena stres akibat perkuliahan yg padat. Namun dengan kondisinya yg seperti itu, Alicia menyadari ia tidak lagi dapat mengikuti perkuliahan dengan baik dan akhirnya terpaksa keluar dari kampusnya, Canterbury Christchurch University.
Dari hasil scan MRI ketahuan bahwa gadis yang berasal Orpington, Kent itu mengidap penyakit Wilson, penyakit genetik yg disebabkan oleh penumpukan racun tembaga di dalam tubuhnya. Penaksiran ini keluar pada bulan Desember 2014.
Dengan kata lain, keadaan inilah yg menyebabkan liver tida k mampu memetabolisir dan menghilangkan racun tembaga dari tubuh seperti halnya orang yg sehat. Padahal penumpukan tembaga tak saja memicu gangguan pada cara bicara dan berjalan pasien, melainkan juga kerusakan liver, otak dan juga organ lainnya.
Hasil tes genetik menyatakan, kedua orang tua Alicia yaitu carrier dari gen yg menyebabkan putrinya mengalami penyakit Wilson. Sedangkan sang adik, Elise cuma mewarisi sesuatu gen abnormal saja, sehingga tak mulai mengalami gejala seperti Alicia.
Baca juga: Uring-uringan Dikira karena Moody, Sam Ternyata Idap Penyakit Wilson
Sejak Januari lalu, Alicia cuma bergantung pada pengobatan buat mengendalikan gejala penumpukan tembaga di tubuhnya. Untungnya tubuh gadis berambut kecoklatan ini merespons obat-obatan yg diberikan dengan baik sehingga Alicia mampu kembali bersekolah.
Â
Sang dokter, Dr Godfrey Gillett, dari Sheffield Teaching Hos pital mengaku gembira karena tubuh Alicia merespons pengobatannya, merupakan penicillamine yg dikombinasikan dengan vitamin E.
"Biasanya pasien justru memburuk saat pertama kali coba pengobatan, dan butuh waktu sesuatu tahun bagi dapat melihat manfaatnya. Baru kali ini aku melihat perkembangan yg sangat baik dari pasien," katanya tentang Alicia.
Kini Alicia juga bertekad meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keberadaan penyakitnya, yg tak jarang tak diketahui oleh dokter dan tim medis lainnya.
(lll/vit)
Sumber: http://health.detik.com
Hingga berbulan-bulan kemudian tiba-tiba saja ia tidak mampu menulis dengan baik. "Pena aku tidak jarang terlepas dari tangan dan tulisan aku menjadi sangat buruk," katanya.
Tak cuma itu, cara bicaranya juga cadel mirip seperti orang mabuk, begitu juga dengan cara berjalannya. Alicia juga mengeluhkan nyeri yg luar biasa di kedua lutut dan persendiannya. Bahkan dua kali Alicia melihat tangannya gemetaran tiap kali diajak bersalaman.
"Orang-orang bahkan melihat aku dengan tatapan aneh. Mereka pikir aku benar-benar mabuk," lanjutnya s eperti dilaporkan Daily Mail.
Baca juga: Orang Dapat Berubah Jadi Pemarah Karena Sakit Ini
Seiring berjalannya waktu, keadaan gadis berumur 19 tahun itu justru tak membaik, melainkan semakin buruk. Ia bahkan sampai tidak dapat berjalan lagi dan harus dibantu dengan kursi roda.
Ketika diperiksakan, dokter telah menyampaikan gejala yg dialaminya bukan karena stres akibat perkuliahan yg padat. Namun dengan kondisinya yg seperti itu, Alicia menyadari ia tidak lagi dapat mengikuti perkuliahan dengan baik dan akhirnya terpaksa keluar dari kampusnya, Canterbury Christchurch University.
Dari hasil scan MRI ketahuan bahwa gadis yang berasal Orpington, Kent itu mengidap penyakit Wilson, penyakit genetik yg disebabkan oleh penumpukan racun tembaga di dalam tubuhnya. Penaksiran ini keluar pada bulan Desember 2014.
Dengan kata lain, keadaan inilah yg menyebabkan liver tida k mampu memetabolisir dan menghilangkan racun tembaga dari tubuh seperti halnya orang yg sehat. Padahal penumpukan tembaga tak saja memicu gangguan pada cara bicara dan berjalan pasien, melainkan juga kerusakan liver, otak dan juga organ lainnya.
Hasil tes genetik menyatakan, kedua orang tua Alicia yaitu carrier dari gen yg menyebabkan putrinya mengalami penyakit Wilson. Sedangkan sang adik, Elise cuma mewarisi sesuatu gen abnormal saja, sehingga tak mulai mengalami gejala seperti Alicia.
Baca juga: Uring-uringan Dikira karena Moody, Sam Ternyata Idap Penyakit Wilson
Sejak Januari lalu, Alicia cuma bergantung pada pengobatan buat mengendalikan gejala penumpukan tembaga di tubuhnya. Untungnya tubuh gadis berambut kecoklatan ini merespons obat-obatan yg diberikan dengan baik sehingga Alicia mampu kembali bersekolah.
Â
Sang dokter, Dr Godfrey Gillett, dari Sheffield Teaching Hos pital mengaku gembira karena tubuh Alicia merespons pengobatannya, merupakan penicillamine yg dikombinasikan dengan vitamin E.
"Biasanya pasien justru memburuk saat pertama kali coba pengobatan, dan butuh waktu sesuatu tahun bagi dapat melihat manfaatnya. Baru kali ini aku melihat perkembangan yg sangat baik dari pasien," katanya tentang Alicia.
Kini Alicia juga bertekad meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keberadaan penyakitnya, yg tak jarang tak diketahui oleh dokter dan tim medis lainnya.
(lll/vit)
Sumber: http://health.detik.com