Selasa, 26 Januari 2016

test: Ketika Perahu, Kereta, Dan Pesawat Disulap Jadi RS Berjalan

Ketika Perahu, Kereta, Dan Pesawat Disulap Jadi RS Berjalan


Jakarta, Meski tidak sepadat di daerah kota, tidak dapat dipungkiri bahwa ada jutaan orang yg tinggal di daerah terpencil dan membutuhkan layanan kesehatan. Namun karena akses yg sulit, seringkali mereka terabaikan dan keadaan kesehatannya pun buruk.

Masalah tidak meratanya layanan kesehatan ini terjadi di berbagai belahan dunia. Oleh karena itu tiap daerah dengan karakteristiknya masing-masing berupaya buat mengatasi persoalan dengan caran uniknya sendiri.

Misalnya saja Bangladesh dengan sekitar 700 sungai yg mengalir di dalamnya. Seringkali di sepanjang daerah aliran sungai tidak dimungkinkan bagi mendirikan sebuah fasilitas kesehatan sehingga perahu akhirnya didayagunakan.

Perahu dengan ukuran sedang sampai besar disulap menjadi rumah sakit be rjalan lengkap dengan peralatan bagi melakukan operasi sederhana seperti buat mata dan gigi.


Baca juga: Wus! Mobil Sport Disulap Jadi Ambulans Agar Melaju Lebih Cepat

"Sungai-sungai ini mengalir ke daerah yg paling terpencil, paling miskin, yg tidak ada akses jalannya. Sungai adalah alat terbaik di mana kita dapat membawa pelayanan buat orang-orang, makanya namanya perahu rumah sakit," ujar Direktur Eksekutif lembaga amal Friendship Runa Kahn selaku salah sesuatu penyedia perahu RS.

Sementara itu di India cara yg sama juga digunakan. Masyarakat yg ditargetkan adalah mereka yg miskin terpencil di sepanjang 75 ribu kilometer jalur kereta api.


Pemerintah dan lembaga amal setempat mengubah gerbong kereta menjadi ruang-ruang seperti di RS dengan laboratorium dan ruang rontgen. Operasi seperti bibir sumbing, bedah hidung dan tenggorokkan mampu dikerjakan oleh para petugas medis di atas kereta yg sudah beroperasi selama 25 tahun ini.

Namun demikian tentu tidak seluruh negara dilengkapi dengan infrastruktur yg lengkap bahkan buat sarana transportasi seperti perahu atau kereta. Oleh karena itu sebuah lembaga amal internasional Orbis memilih membawa layanan kesehatan di atas pesawat.

Orbis yg bergerak di bidang kesehatan mata memodifikasi ruang pesawat terbang sehingga dapat dikerjakan operasi mata di berbagai tempat terpencil di banyak negara. Dokter dari Orbis yg berada dalam pesawat selain mengoperasi juga memberikan pelatihan ilmu mata kepada dokter-dokter lokal.

"Pesawat ini telah membantu memberikan pelatihan di berbagai area oftalmologi. Mulai dari katarak, glaukoma, oculoplastik, sampai pelayanan servis laser di 92 negara," tutup Allan Thompson dari Orbis dikutip dari BBC, Selasa (26/1/2016).


Baca juga: RS Swedia Buka Klinik Darurat Korban Pemerkosaan buat Laki-laki(fds/vit)
Sumber: http://health.detik.com

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : test: Ketika Perahu, Kereta, Dan Pesawat Disulap Jadi RS Berjalan