Setelah Menanti 28 Tahun, Akhirnya Ada Bayi Lahir Di Kota Ini
Walikota Ostana, Giacomo Lombardo, menyampaikan kelahiran bayi bernama Pablo itu seperti mimpi yg menjadi nyata buat kota. Sudah sejak 100 tahun terakhir populasi mengalami penurunan drastis dan kini tercatat cuma ada sekitar 85 penduduk.
Menurut Lombardo penurunan populasi terjadi sejak perang dunia kedua di mulai. Pada awal tahun 1900 tercatat Ostana memiliki 1.000 penduduk namun kemudian selalu berkurang sampai sekarang.
Baca juga: Indonesia Diperkirak an Akan Jadi 'Pusat Pertumbuhan' Penduduk Dunia
"Penurunan populasi yg nyata akan terjadi pada tahun 1975 dengan jumlah kelahiran ketika itu hanya 17 antara tahun 1976 sampai 1987. Tahun di mana bayi terakhir lahir sampai akhirnya tiba si kecil Pablo," kata Lombardo seperti dikutip dari BBC, Sabtu (30/1/2016).
Tren penurunan populasi memang menjadi persoalan untuk kota-kota kecil di Itali. Selain Ostana, contohnya saja Sellia juga memiliki persoalan yg sama dengan populasi penduduk ketika ini sekitar 500 orang.
Dari 500 jumlah penduduk yg ada, 60 persen di antaranya yaitu manusia lanjut usia (lansia). Oleh sebab itu wali kota di sana menerapkan kebijakan yg 'melarang' warganya bagi jatuh sakit.
"Mereka yg tak mengambil langkah pencegahan dan membahayakan kesehatannya sendiri, harus bayar pajak lebih banyak," kata Wali Kota Sellia, Davide Zicchinela.
Baca juga: Ingin Jaga Populasi, Pemerintah Kota Ini Larang Warganya Jatuh Sakit
(fds/vit)
Sumber: http://health.detik.com
Walikota Ostana, Giacomo Lombardo, menyampaikan kelahiran bayi bernama Pablo itu seperti mimpi yg menjadi nyata buat kota. Sudah sejak 100 tahun terakhir populasi mengalami penurunan drastis dan kini tercatat cuma ada sekitar 85 penduduk.
Menurut Lombardo penurunan populasi terjadi sejak perang dunia kedua di mulai. Pada awal tahun 1900 tercatat Ostana memiliki 1.000 penduduk namun kemudian selalu berkurang sampai sekarang.
Baca juga: Indonesia Diperkirak an Akan Jadi 'Pusat Pertumbuhan' Penduduk Dunia
"Penurunan populasi yg nyata akan terjadi pada tahun 1975 dengan jumlah kelahiran ketika itu hanya 17 antara tahun 1976 sampai 1987. Tahun di mana bayi terakhir lahir sampai akhirnya tiba si kecil Pablo," kata Lombardo seperti dikutip dari BBC, Sabtu (30/1/2016).
Tren penurunan populasi memang menjadi persoalan untuk kota-kota kecil di Itali. Selain Ostana, contohnya saja Sellia juga memiliki persoalan yg sama dengan populasi penduduk ketika ini sekitar 500 orang.
Dari 500 jumlah penduduk yg ada, 60 persen di antaranya yaitu manusia lanjut usia (lansia). Oleh sebab itu wali kota di sana menerapkan kebijakan yg 'melarang' warganya bagi jatuh sakit.
"Mereka yg tak mengambil langkah pencegahan dan membahayakan kesehatannya sendiri, harus bayar pajak lebih banyak," kata Wali Kota Sellia, Davide Zicchinela.
Baca juga: Ingin Jaga Populasi, Pemerintah Kota Ini Larang Warganya Jatuh Sakit
(fds/vit)
Sumber: http://health.detik.com