Kamis, 28 Januari 2016

test: Studi Buktikan Zat Aktif Jahe Bisa Hambat Pertumbuhan Sel Kanker

Studi Buktikan Zat Aktif Jahe Bisa Hambat Pertumbuhan Sel Kanker


Jakarta, Manfaat jahe tidak cuma sekadar menghangatkan badan dan membuat tubuh nyaman. Beberapa penelitian menyebut zat aktif yg terkandung dalam jahe bermanfaat dalam pengobatan kanker.

Sekelompok peneliti dari University of Minnesota melakukan penelitian buat melihat manfaat gingerol, zat aktif yg ada di jahe, dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan sel kanker. Penelitian dikerjakan kepada mencit yg diinjeksi sel tumor usus besar.

Baca juga: Terasa Pedas dan Hangat Saat Konsumsi Jahe? Ini Sebabnya

Ditemukan bahwa mencit yg diberikan gingerol memiliki pertumbuhan sel tumor yg lebih lambat 12 persen dibanding kelompok kontrol. Penelitian selanjutnya pun diwacanakan buat melihat lebih jauh manfaat yg diberikan gingerol terhadap penghambatan sel kanker.

Penelitian yang lain yg diterbitkan dalam jurnal BMJ menyampaikan konsumsi ekstrak jahe 2 gram perhari mampu mengurangi risiko terserang kanker usus sebesar 19 persen. Ekstrak jahe juga diketahui memiliki manfaat buat menghambat pertumbuhan kanker pankreas, payudara dan ovarium.

Direktur Eksekutif Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS), Dr Raymond R Tjandrawinata, PhD, menyampaikan banyak penelitian yg telah membuktikan manfaat jahe dan kegunaannya buat melawan kanker. Namun yg harus diperhatikan, manfaat tersebut tak dapat didapat dengan mengonsumsi jahe secara utuh.

"Dalam penelitian biologi molekuler yg diperlukan buat membuat obat itu cuma fraksinya saja. Misalkan dari simplicia, jahe dikeringkan ada seratusan senyawa. Setelah di bio-fraksi yg tersisanya mungkin cuma 6 senyawa yg paling bermanfaat," tutur Raymond, kepada detikHealth baru-baru ini.

Oleh karena itu sangat salah seandainya masyarakat meminum air rebusan jahe atau mengonsumsi irisan jahe dengan mengobati kanker. Manfaat baru terasa seandainya senyawa dan zat aktif dari jahe dikumpulkan jadi sesuatu dalam bentuk obat.

"Misalnya ya, jahe baru mulai bermanfaat seandainya dikonsumsi 5 kg sehari. Tapi kan nggak mungkin kalian konsumsi 5 kg. Makanya saat bentuk obat 5 mg, itu isinya telah senyawa bermanfaat dalam jumlah banyak, setara jahe 5 kg," terangnya.

Baca juga: Jahe, Flora Berkhasiat Obat yg Kaya Manfaat

(mrs/vit)
Sumber: http://health.detik.com

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : test: Studi Buktikan Zat Aktif Jahe Bisa Hambat Pertumbuhan Sel Kanker