Cegah Keseleo, Jangan Sepelekan Pemanasan Sebelum Olahraga
dr Susetyo Soewarno, SpKO dari RS Jakarta menyampaikan pemanasan membuat otot tubuh terisi darah. Dengan terisi darah, kemungkinan otot buat sobek dan menyebabkan cedera mulai berkurang.
Baca juga: Simpel, Rutin Lompat 2 Menit Tiap Hari Dapat Bantu Jaga Kesehatan Tulang
"Contohnya kalau bangun pagi selalu ngulet terasa sakit, itu karena ototnya gampang robek akibat tak terisi darah. Pemanasan membuat jantung memompa darah ke otot-otot yg dibutuhkan dan membuatnya lebih elastis dan tak gampang robek," tutur dr Tyo, dalam acara seminar tentang ankle sprain di RS Jakarta, Jl Garnisun Dalam, Semanggi, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2016).
dr Tyo mengibaratkan otot seperti bakmi. Bahan baku penting pembuatan bakmi adalah tepung yg kaku dan lengket. Namun seandainya diberi air, tepung bisa dibentuk dan dipanjangkan sedemikian rupa.
"Ketika diberi air dengan kadar dan jumlah yg pas, tepungnya mau ditarik sepanjang apa juga nggak mulai putus. Sama seperti otot, kalau terisi darah nggak mulai sobek saat berolahraga," paparnya lagi.
Tidak perlu lama-lama, dr Tyo menyampaikan pemanasan cuma membutuhkan waktu 5-10 menit. Ketika otot dan tubuh telah terasa hangat, pemanasan boleh dihentikan.
Langkah selanjutnya adalah melakukan stretching. Stretching atau peregangan berbeda dengan pemanasan. Stretching bertujuan buat melatih elastisitas otot sehingga otot lebih fleksibel.
"Gerakan-gerakannya sederhana saja. Nggak usah yg terlalu besar, baik dalam tempo sedang atau lambat," ungkapnya.
Baca juga: Hati-hati, Keseleo Dapat Memiliki Imbas Berkepanjangan
(mrs/vit)
Sumber: http://health.detik.com
dr Susetyo Soewarno, SpKO dari RS Jakarta menyampaikan pemanasan membuat otot tubuh terisi darah. Dengan terisi darah, kemungkinan otot buat sobek dan menyebabkan cedera mulai berkurang.
Baca juga: Simpel, Rutin Lompat 2 Menit Tiap Hari Dapat Bantu Jaga Kesehatan Tulang
"Contohnya kalau bangun pagi selalu ngulet terasa sakit, itu karena ototnya gampang robek akibat tak terisi darah. Pemanasan membuat jantung memompa darah ke otot-otot yg dibutuhkan dan membuatnya lebih elastis dan tak gampang robek," tutur dr Tyo, dalam acara seminar tentang ankle sprain di RS Jakarta, Jl Garnisun Dalam, Semanggi, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2016).
dr Tyo mengibaratkan otot seperti bakmi. Bahan baku penting pembuatan bakmi adalah tepung yg kaku dan lengket. Namun seandainya diberi air, tepung bisa dibentuk dan dipanjangkan sedemikian rupa.
"Ketika diberi air dengan kadar dan jumlah yg pas, tepungnya mau ditarik sepanjang apa juga nggak mulai putus. Sama seperti otot, kalau terisi darah nggak mulai sobek saat berolahraga," paparnya lagi.
Tidak perlu lama-lama, dr Tyo menyampaikan pemanasan cuma membutuhkan waktu 5-10 menit. Ketika otot dan tubuh telah terasa hangat, pemanasan boleh dihentikan.
Langkah selanjutnya adalah melakukan stretching. Stretching atau peregangan berbeda dengan pemanasan. Stretching bertujuan buat melatih elastisitas otot sehingga otot lebih fleksibel.
"Gerakan-gerakannya sederhana saja. Nggak usah yg terlalu besar, baik dalam tempo sedang atau lambat," ungkapnya.
Baca juga: Hati-hati, Keseleo Dapat Memiliki Imbas Berkepanjangan
(mrs/vit)
Sumber: http://health.detik.com