Ilmuwan Prediksi Tahun 2050 Setengah Populasi Dunia Bakal Bermata Minus
Peneliti menyampaikan yg jadi persoalan dari isu kesehatan ini adalah tidak diketahui penyebab pastinya. Teori yg menyampaikan mengapa orang matanya dapat minus berterbaran tetapi tidak ada yg benar-benar terkonfirmasi.
"Proyeksi peningkatan miopia dan miopia parah yg ada sekarang dianggap karena gabungan faktor lingkungan dan gaya hidup yg minim aktivitas di luar ruangan. Genetik tampaknya juga berpe ran namun hal ini tidak mampu menjelaskan mengapa ada peningkatan tren dalam jangka waktu yg pendek," tulis peneliti seperti dikutip dari jurnal Opthalmology, Jumat (19/2/2016).
Baca juga: Matanya Dibiarkan Minus, Anak Dapat Kena Low Vision Lho
Mata bayi yg baru lahir sendiri sebetulnya rabun dekat dengan bentuk agak pipih. Namun seiring waktu mata perlahan mulai tumbuh dan berhenti ketika bayangan yg jatuh di retina telah fokus.
Oleh karena itu mengapa mata mampu tumbuh dahulu kemudian berhenti di ketika yg tepat disebut peneliti adalah sebuah pencapaian luar biasa tubuh yg masih belum banyak dimengerti.
Untuk menghadapi peningkatan rabun jauh peneliti menyampaikan ketika ini memang telah ada obat tetes yg mampu dipakai. Tapi obat tersebut cuma memperlambat saja sehingga perlu studi lebih jauh lagi agar mampu ditemukan cara yang lain yg lebih efektif.
Baca jug a: Studi: Rutin Pakai Tetes Mata, Rabun Jauh Pada Anak Dapat Dikurangi
(fds/vit)
Sumber: http://health.detik.com
Peneliti menyampaikan yg jadi persoalan dari isu kesehatan ini adalah tidak diketahui penyebab pastinya. Teori yg menyampaikan mengapa orang matanya dapat minus berterbaran tetapi tidak ada yg benar-benar terkonfirmasi.
"Proyeksi peningkatan miopia dan miopia parah yg ada sekarang dianggap karena gabungan faktor lingkungan dan gaya hidup yg minim aktivitas di luar ruangan. Genetik tampaknya juga berpe ran namun hal ini tidak mampu menjelaskan mengapa ada peningkatan tren dalam jangka waktu yg pendek," tulis peneliti seperti dikutip dari jurnal Opthalmology, Jumat (19/2/2016).
Baca juga: Matanya Dibiarkan Minus, Anak Dapat Kena Low Vision Lho
Mata bayi yg baru lahir sendiri sebetulnya rabun dekat dengan bentuk agak pipih. Namun seiring waktu mata perlahan mulai tumbuh dan berhenti ketika bayangan yg jatuh di retina telah fokus.
Oleh karena itu mengapa mata mampu tumbuh dahulu kemudian berhenti di ketika yg tepat disebut peneliti adalah sebuah pencapaian luar biasa tubuh yg masih belum banyak dimengerti.
Untuk menghadapi peningkatan rabun jauh peneliti menyampaikan ketika ini memang telah ada obat tetes yg mampu dipakai. Tapi obat tersebut cuma memperlambat saja sehingga perlu studi lebih jauh lagi agar mampu ditemukan cara yang lain yg lebih efektif.
Baca jug a: Studi: Rutin Pakai Tetes Mata, Rabun Jauh Pada Anak Dapat Dikurangi
(fds/vit)
Sumber: http://health.detik.com