Selasa, 16 Februari 2016

test: Ini Bedanya Ibu Yang Alami Psikosis Postpartum Dan Baby Blues

Ini Bedanya Ibu Yang Alami Psikosis Postpartum Dan Baby Blues


Jakarta, Secara umum persoalan kesehatan mental masih belum terlalu dikenal secara luas oleh masyarakat. Terlebih lagi kesehatan mental seorang ibu yg baru saja melahirkan seorang anak.

Depresi pasca melahirkan atau baby blues adalah satu yg umum dihadapi oleh seorang ibu. Suasana hati jadi tak menentu bahkan sampai merasa stres dan sedih yg seandainya dibiarkan berlarut-larut mulai berdampak juga bagi buah hati.

"Kalau baby blues ini terjadi terus, bayi mampu menjadi sasaran intonasi bicara ibu yg tinggi, bayi diurus sama ibunya dengan rasa letih, sehingga ibu terkesan menyesalkan keberadaan si anak. Anak juga lama-lama mampu merasakan bahwa kehadirannya tak diinginkan," tutur praktisi neurosains terapan, Anne Gracia, ketika berbincang dengan detikhealth.

Untuk mengatasi baby blues, dukungan dari orang sekitar seperti suami misalnya sangat diperlukan. Baby blues mampu dihadapi sendiri dan bantuan medis bisa diberikan bila memang diperlukan.

Baca juga: Peran Ayah Juga Krusial Agar Ibu Tak Alami Baby Blues Pasca Melahirkan

Namun demikian berbeda ceritanya bila seorang ibu terkena psikosis postpartum. Kondisi mentalnya lebih parah dan ia dapat mengalami episode mania, delusi, halusinasi, dan paranoia.

"Anda mungkin tak dapat mengurus diri Anda sendiri bila dibandingkan ketika Anda masih baik-baik saja. Gejala yg Anda alami mulai membuat sangat sulit mengurus bayi," tulis lembaga psikolog Inggris, Royal College of Psychiatrists.

"Bila Anda milik psikosis postpartum Anda sendiri mungkin tidak menyadarinya. Tapi pasangan atau keluarga dapat mengetahui ada satu yg salah dan lang sung cari bantuan," saran Royal College of Psychiatrists.

Penyebab mengapa seorang ibu dapat terkena psikosis postpartum belum diketahui namun ilmuwan curiga ada peran genetik. Seseorang wanita yg memiliki keadaan bipolar atau skizofrenia dilaporkan juga lebih rentan bagi mengalami psikosis postpartum setelah melahirkan.

Baca juga: Kisah Hannah, Berdelusi Parah Setelah Melahirkan(fds/vit)
Sumber: http://health.detik.com

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : test: Ini Bedanya Ibu Yang Alami Psikosis Postpartum Dan Baby Blues