Olahraga Seperti Ini Bisa Bantu Cegah Osteoporosis
dr Ade Tobing, SpKO dalam diskusi seputar Kesehatan Tulang dan Rongga Mulut untuk Lansia di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu(13/2/2016), menuturkan osteoporosis dapat dicegah dengan membiasakan diri bergerak aktif. Karena itu latihan fisik harus dikerjakan secara baik, benar, terukur dan teratur.
Menurut dr Ade, terdapat tiga tahap olahraga yg bisa menolong mencegah osteoporosis merupakan tahap primer, sekunder dan tersier. Pada tahap primer dikerjakan buat usia muda dengan melakukan olahraga berat.
Sedangkan pada tahap sekunder dan tersier mampu melakukan olahraga dengan intensitas ringan seperti senam, jalan kaki atau bersepeda. Termin ini diperuntungkan untuk mereka yg sudah mengalami osteoporosis.
Baca juga: Operasi Penurunan Berat Badan Disebut Dapat Tingkatkan Risiko Patah Tulang
Selain olahraga, dr Ade menyarankan buat mengonsumsi makananan yg kaya mulai kalsium dan perbanyak vitamin D. "Vitamin D paling banyak dari sinar matahari. Jangan takut dengan matahari, terutama di bawah jam 9 pagi dan setelah jam 3 sore," lanjut dr Ade.
Ia menganjurkan setidaknya 10-15 menit berjemur di bawah matahari dengan melakukan aktivitas fisik lainnya. Apabila kekurangan vitamin D, kalsium yg dikonsumsi seperti susu atau keju cuma mulai beredar di darah dan tak masuk ke tulang.
Baca juga:Â Bed Rest Study, Ketika Orang-orang Dibayar Hanya buat Rebahan di Kasur
Menurut Badan K esehatan Dunia, WHO, osteoporosis adalah salah sesuatu penyakit tak menular namun mematikan. Apalagi, disebutkan WHO 60 persen kematian di dunia disebabakan penyakit tak menular, yg mana salah satunya adalah osteoporosis.(vit/vit)
Sumber: http://health.detik.com
dr Ade Tobing, SpKO dalam diskusi seputar Kesehatan Tulang dan Rongga Mulut untuk Lansia di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu(13/2/2016), menuturkan osteoporosis dapat dicegah dengan membiasakan diri bergerak aktif. Karena itu latihan fisik harus dikerjakan secara baik, benar, terukur dan teratur.
Menurut dr Ade, terdapat tiga tahap olahraga yg bisa menolong mencegah osteoporosis merupakan tahap primer, sekunder dan tersier. Pada tahap primer dikerjakan buat usia muda dengan melakukan olahraga berat.
Sedangkan pada tahap sekunder dan tersier mampu melakukan olahraga dengan intensitas ringan seperti senam, jalan kaki atau bersepeda. Termin ini diperuntungkan untuk mereka yg sudah mengalami osteoporosis.
Baca juga: Operasi Penurunan Berat Badan Disebut Dapat Tingkatkan Risiko Patah Tulang
Selain olahraga, dr Ade menyarankan buat mengonsumsi makananan yg kaya mulai kalsium dan perbanyak vitamin D. "Vitamin D paling banyak dari sinar matahari. Jangan takut dengan matahari, terutama di bawah jam 9 pagi dan setelah jam 3 sore," lanjut dr Ade.
Ia menganjurkan setidaknya 10-15 menit berjemur di bawah matahari dengan melakukan aktivitas fisik lainnya. Apabila kekurangan vitamin D, kalsium yg dikonsumsi seperti susu atau keju cuma mulai beredar di darah dan tak masuk ke tulang.
Baca juga:Â Bed Rest Study, Ketika Orang-orang Dibayar Hanya buat Rebahan di Kasur
Menurut Badan K esehatan Dunia, WHO, osteoporosis adalah salah sesuatu penyakit tak menular namun mematikan. Apalagi, disebutkan WHO 60 persen kematian di dunia disebabakan penyakit tak menular, yg mana salah satunya adalah osteoporosis.(vit/vit)
Sumber: http://health.detik.com