Sakit Kepala? Menggigit Pensil Mungkin Bisa Jadi Solusi
Â
Dr Jane Leonard menyampaikan sebagian besar ketegangan yg berujung pada sakit kepala dipicu oleh stres, kecemasan, kelelahan dan gangguan emosi. Tekanan otot di wajah, leher, rahang dan kulit kepala membuat seseorang mengalami sakit kepala.
Disfungsi TMJ (temporomandibular joint) juga dapat membuat tekanan yg berujung pada sakit kepala. Biasanya terjadi karena kadang mengencangkan rahang ataupun menggemerutukkan gigi ketika tidur. Karena itu menurut Leonard, menggigit pensil dapat menolong mengendurkan otot rahang.
"Ini yaitu latihan buat mengendurkan otot-otot yg terlibat dalam fungsi mengunyah," ucap Leonard yg emmiliki sejumlah klinik di London and Manchester, seperti dikutip dari Express Online, Minggu (14/2/2016).
Baca juga: TMJ Disorders, Gangguan Sendi Rahang
Rahang, sambung Leonard, yaitu salah sesuatu sendi di tubuh manusia yg paling kompleks. Gangguan TMJ sendiri umumnya tak bisa didiagnosis berdasarkan gejala yg jelas. Namun umumnya ditandai dengan rasa nyeri rahang, sekitar telinga, juga sakit kepala.
Sendi rahang melekat pada tulang tengkorak (cranium), sendi ini mempunyai fungsi bagi mengunyah, menguap, berbicara, dan lain-lain. Masalah timbul saat cakram (disk) di area tersebut tak berada di posisi yg semestinya. Selain karena Norma mengencangkan rahang ataupun menggemurutukkan gigi ketika tidur, keausan akibat usia juga dapat jadi penyebab.
Beberapa gangguan TMJ mampu menghilang dengan sendirinya atau tak memerlukan perawatan. Namun pada keadaan yg lebih parah dan lebih tidak jarang menimbulkan gejala bisa dikerjakan perawatan bagi mengatasinya.
Sakit kepala juga mampu terjadi akibat postur tubuh yg buruk, sehingga meningkatkan tekanan pada leher.Pakar menyebut 80 persen ketegangan di kepala yg berimbas pada sakit kepala disebabkan oleh otot leher.
Julie Sugrue, seorang fisioterapis, menuturkan kepala dan leher memiliki setidaknya 36 kelompok otot, di mana 20 di antaranya mampu menyumbang nyeri di kepala apabila mendapat tekanan berlebihan. Karena itu disarankan menjaga postur tubuh agar tak terlalu membebani area leher.
Baca juga: Sleep Bruxism, Gigi Gemerutuk Saat Tidur
(vit/vit)
Sumber: http://health.detik.com
Â
Dr Jane Leonard menyampaikan sebagian besar ketegangan yg berujung pada sakit kepala dipicu oleh stres, kecemasan, kelelahan dan gangguan emosi. Tekanan otot di wajah, leher, rahang dan kulit kepala membuat seseorang mengalami sakit kepala.
Disfungsi TMJ (temporomandibular joint) juga dapat membuat tekanan yg berujung pada sakit kepala. Biasanya terjadi karena kadang mengencangkan rahang ataupun menggemerutukkan gigi ketika tidur. Karena itu menurut Leonard, menggigit pensil dapat menolong mengendurkan otot rahang.
"Ini yaitu latihan buat mengendurkan otot-otot yg terlibat dalam fungsi mengunyah," ucap Leonard yg emmiliki sejumlah klinik di London and Manchester, seperti dikutip dari Express Online, Minggu (14/2/2016).
Baca juga: TMJ Disorders, Gangguan Sendi Rahang
Rahang, sambung Leonard, yaitu salah sesuatu sendi di tubuh manusia yg paling kompleks. Gangguan TMJ sendiri umumnya tak bisa didiagnosis berdasarkan gejala yg jelas. Namun umumnya ditandai dengan rasa nyeri rahang, sekitar telinga, juga sakit kepala.
Sendi rahang melekat pada tulang tengkorak (cranium), sendi ini mempunyai fungsi bagi mengunyah, menguap, berbicara, dan lain-lain. Masalah timbul saat cakram (disk) di area tersebut tak berada di posisi yg semestinya. Selain karena Norma mengencangkan rahang ataupun menggemurutukkan gigi ketika tidur, keausan akibat usia juga dapat jadi penyebab.
Beberapa gangguan TMJ mampu menghilang dengan sendirinya atau tak memerlukan perawatan. Namun pada keadaan yg lebih parah dan lebih tidak jarang menimbulkan gejala bisa dikerjakan perawatan bagi mengatasinya.
Sakit kepala juga mampu terjadi akibat postur tubuh yg buruk, sehingga meningkatkan tekanan pada leher.Pakar menyebut 80 persen ketegangan di kepala yg berimbas pada sakit kepala disebabkan oleh otot leher.
Julie Sugrue, seorang fisioterapis, menuturkan kepala dan leher memiliki setidaknya 36 kelompok otot, di mana 20 di antaranya mampu menyumbang nyeri di kepala apabila mendapat tekanan berlebihan. Karena itu disarankan menjaga postur tubuh agar tak terlalu membebani area leher.
Baca juga: Sleep Bruxism, Gigi Gemerutuk Saat Tidur
(vit/vit)
Sumber: http://health.detik.com