Tak Cuma Jantung, Ginjal Dan Otak Juga Bisa Rusak Akibat Hipertensi
Seperti disampaikan oleh dr Tunggul D. Situmorang, SpPD-KGH, berdasarkan data dari Indonesian Renal Registry (IRL) tahun 2013, penyebab penting perkara gagal ginjal di Indonesia ternyata adalah penyakit hipertensi.
"Berbeda dengan masalah gagal ginjal di dunia, yg faktor penyebab utamanya adalah diabetes," tutur dokter yg praktik di RS Siloam Semanggi tersebut.
Hal tersebut ia sampaikan dalam temu media '10th Scientific Meeting of Indonesian Society of Hypertension' yg diadakan di Ritz Carlton Hotel, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (12/2/2016.)
Baca juga: Studi Buktikan Obesitas Tingkatkan Risiko Gangguan Fungsi GinjalÂ
DR dr Yuda Turana, SpS menambahkan, hipertensi juga yaitu faktor penting yg memengaruhi terjadinya demensia vaskuler pada pasien.
"Oleh karena itu, kendali hipertensi terutama pada tekanan darah utama dilakukan," imbuh dr Yuda.
Demensia disebabkan oleh multifaktor, selain faktor yg tak mampu dimodifikasi seperti genetik, usia dan macam kelamin, juga bisa disebabkan oleh faktor risiko yang lain seperti gaya hidup, merokok dan penyakit seperti hipertensi dan diabetes.
"Terdapat bukti bahwa hipertensi bisa menyebabkan risiko demensia. Di mana hasil penelitian memperlihatkan bahwa pasien hipertensi apabila pengontrolan tekanan darahnya dikerjakan dengan baik, dapat mencegah demensia vaskular," tutur dr Yuda.
Ia berpesan, buat pasien yg memang telah didiagnosis dengan hipertensi sebaiknya ikuti dengan teratur anjuran dokter, terutama yg berkaitan dengan aturan minum obat dan perubahan gaya hidup. "Minum obat dengan teratur, jalani pola hidup sehat dan periksa tekanan darah secara rutin," imbuhnya.
Baca juga: Anjuran Minum 8 Gelas dan Risiko Gangguan Ginjal Dampak Kebanyakan Minum (ajg/up)
Sumber: http://health.detik.com
Seperti disampaikan oleh dr Tunggul D. Situmorang, SpPD-KGH, berdasarkan data dari Indonesian Renal Registry (IRL) tahun 2013, penyebab penting perkara gagal ginjal di Indonesia ternyata adalah penyakit hipertensi.
"Berbeda dengan masalah gagal ginjal di dunia, yg faktor penyebab utamanya adalah diabetes," tutur dokter yg praktik di RS Siloam Semanggi tersebut.
Hal tersebut ia sampaikan dalam temu media '10th Scientific Meeting of Indonesian Society of Hypertension' yg diadakan di Ritz Carlton Hotel, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (12/2/2016.)
Baca juga: Studi Buktikan Obesitas Tingkatkan Risiko Gangguan Fungsi GinjalÂ
DR dr Yuda Turana, SpS menambahkan, hipertensi juga yaitu faktor penting yg memengaruhi terjadinya demensia vaskuler pada pasien.
"Oleh karena itu, kendali hipertensi terutama pada tekanan darah utama dilakukan," imbuh dr Yuda.
Demensia disebabkan oleh multifaktor, selain faktor yg tak mampu dimodifikasi seperti genetik, usia dan macam kelamin, juga bisa disebabkan oleh faktor risiko yang lain seperti gaya hidup, merokok dan penyakit seperti hipertensi dan diabetes.
"Terdapat bukti bahwa hipertensi bisa menyebabkan risiko demensia. Di mana hasil penelitian memperlihatkan bahwa pasien hipertensi apabila pengontrolan tekanan darahnya dikerjakan dengan baik, dapat mencegah demensia vaskular," tutur dr Yuda.
Ia berpesan, buat pasien yg memang telah didiagnosis dengan hipertensi sebaiknya ikuti dengan teratur anjuran dokter, terutama yg berkaitan dengan aturan minum obat dan perubahan gaya hidup. "Minum obat dengan teratur, jalani pola hidup sehat dan periksa tekanan darah secara rutin," imbuhnya.
Baca juga: Anjuran Minum 8 Gelas dan Risiko Gangguan Ginjal Dampak Kebanyakan Minum (ajg/up)
Sumber: http://health.detik.com