Terserang Stroke Di Bawah Usia 45 Tahun, Mayoritas Pilih 'Wait And See'
Fakta ini terungkap dalam sebuah survei yg dikerjakan oleh Ronald Reagan UCLA Medical Center. Menurut survei tersebut, pasien yg berusia di bawah 45 tahun cenderung mengabaikan gejala stroke dan tak merasa perlu bagi buru-buru mencari pertolongan medis.
"Ini adalah problem nyata. Kita perlu mengedukasi orang muda tentang gejala stroke dan meyakinkan mereka betapa mendesaknya situasi tersebut, sebab jumlahnya selalu meningkat," kata David Liebeskind, MD, profesor saraf yg memimpin survei, dikutip dari uclahealth.org, Senin (1/2/2016).
Baca juga: Studi Sebut Ada Kemungkinan Kelumpuhan karena Stroke Bisa PulihÂ
Hasil survei yg melibatkan lebih dari 1.000 orang tersebut memamerkan cuma 1 dari 3 pasien di bawah usia 45 tahun yg memilih langsung pergi ke rumah sakit ketika mengalami gejala stroke. Sebanyak 73 persen memilih bersabar, menunggu kondisinya membaik.
Di Amerika Serikat, jumlah pasien berusia 18-45 tahun yg dipulangkan dari rumah sakit karena mengalami serangan stroke mengalami peningkatan tajam. Sejak pertengahan tahun 1990-an, tercatat peningkatan sebesar 53 persen. Secara umum, tercatat tiap tahun ada 800.000 pasien baru yg mengalami serangan stroke.
Baca juga: Studi: Rutin Sarapan Tiap Pagi Bantu Turunkan Risiko Stroke (up/vit)
Sumber: http://health.detik.com
Fakta ini terungkap dalam sebuah survei yg dikerjakan oleh Ronald Reagan UCLA Medical Center. Menurut survei tersebut, pasien yg berusia di bawah 45 tahun cenderung mengabaikan gejala stroke dan tak merasa perlu bagi buru-buru mencari pertolongan medis.
"Ini adalah problem nyata. Kita perlu mengedukasi orang muda tentang gejala stroke dan meyakinkan mereka betapa mendesaknya situasi tersebut, sebab jumlahnya selalu meningkat," kata David Liebeskind, MD, profesor saraf yg memimpin survei, dikutip dari uclahealth.org, Senin (1/2/2016).
Baca juga: Studi Sebut Ada Kemungkinan Kelumpuhan karena Stroke Bisa PulihÂ
Hasil survei yg melibatkan lebih dari 1.000 orang tersebut memamerkan cuma 1 dari 3 pasien di bawah usia 45 tahun yg memilih langsung pergi ke rumah sakit ketika mengalami gejala stroke. Sebanyak 73 persen memilih bersabar, menunggu kondisinya membaik.
Di Amerika Serikat, jumlah pasien berusia 18-45 tahun yg dipulangkan dari rumah sakit karena mengalami serangan stroke mengalami peningkatan tajam. Sejak pertengahan tahun 1990-an, tercatat peningkatan sebesar 53 persen. Secara umum, tercatat tiap tahun ada 800.000 pasien baru yg mengalami serangan stroke.
Baca juga: Studi: Rutin Sarapan Tiap Pagi Bantu Turunkan Risiko Stroke (up/vit)
Sumber: http://health.detik.com