Minggu, 21 Februari 2016

test: Tidur Lebih Dari 8 Jam Sehari Meningkatkan Risiko Stroke

Tidur Lebih Dari 8 Jam Sehari Meningkatkan Risiko Stroke


Jakarta, Kurang tidur banyak dikaitkan dengan berbagai risiko kesehatan. Namun menurut penelitian terbaru, terlalu banyak tidur juga tak lebih menguntungkan.

Para pakar di Amerika Perkumpulan mengatakan, tidur 6-7 jam sehari mampu menurunkan risiko stroke. Apalagi seandainya disertai dengan olahraga 30-60 menit, minimal 3-6 kali dalam sepekan.

Sayangnya, pendapat ini tak serta-merta mampu diartikan bahwa semakin banyak tidur mulai semakin menyehatkan. Penelitian terbaru di New York University School of Medicine membuktikan, tidur lebih dari 8 jam sehari justru mengurangi manfaat tidur.

Baca juga: Kandungan Antioksidan dalam Mangga Disebut-sebut Dapat Mencegah Kanker

Dengan menganalisis data 288.888 orang dewasa antara tahun 2004-2013, para ilmuwan menemukan fakta baru tentang tidur yg terlalu lama.

Hasil analisis menunjukkan, partisipan yg tidur 6-7 jam sehari memang mengalami penurunan risiko stroke sebesar 25 persen. Namun pada partisipan yg tidur selama 8 jam atau lebih dalam sehari, justru teramati adanya peningkatan risiko sebesar 22 persen.

Lebih dari 100.000 orang di Inggris mengalami stroke tiap tahunnya. Dikutip dari Mirror, Sabtu (20/2/2016), stroke tercatat sebagai penyebab kematian nomor 3 setelah penyakit jantung dan kanker.

Baca juga: Sama Seperti Stres Ekstrem, Asupan Gula Hiperbola Juga Dapat Merusak Otak (up/vit)
Sumber: http://health.detik.com

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : test: Tidur Lebih Dari 8 Jam Sehari Meningkatkan Risiko Stroke